23 September 2008

Konser Bengawan Solo untuk Gesang

KONSER UNTUK GESANG -- Agus "Bento" Nugroho menyanyikan Lagu Bengawan Solo dalam Konser Bengawan Solo untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-91 maestro keroncong, Gesang Martohartono, (pencipta lagu Bengawan Solo) yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008, di tepi Sungai Bengawan Solo, di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Selasa, 23 September 2008. [BENTO NEWS/Teks & Foto : HiO Ariyanto].

[SOLO] -- Hari Selasa pagi, 23 September 2008 sekitar pukul 09.00 WIB, suasana di tepi Sungai Bengawan Solo, di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo sedikit berbeda dengan hari-hari biasanya. Pasalnya, sejumlah orang berkumpul menyaksikan Konser Bengawan Solo yang diselenggarakan oleh Republik Aeng Aeng bekerja sama dengan Pemerintahan Kelurahan Sewu, Jebres, Solo. Konser yang digelar di atas panggung berukuran 2,5 x 4 meter di bibir Sungai Bengawan Solo tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-91 maestro keroncong, Gesang Martohartono, (pencipta lagu Bengawan Solo) yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008.

Gesang yang duduk berada di pinggir Sungai Bengawan Solo menyaksikan secara langsung, konser yang menampilkan pembacaan puisi dari lagu Bengawan Solo, berbagai alunan musik yang dimainkan, juga membawakan Lagu Bengawan Solo. Dari mulai pianika, seruling, hadrah, galon air mineral, biola, gitar bolong, gitar listrik, bedug dan seperangkat drum dengan iringan berbagai aransemen

Mereka yang tampil mengisi konser tersebut adalah Agus "Bento" Nugroho (Oi Bento House), Opick (Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia/Kemasindo UNS), Kelompok Hadrah SD Negeri Beton, Pradipta Bagaskara (gitaris peraih 3X rekor MURI), SDK Kalam Kudus dan drumer Erry Prasetyo (Gilang Ramadan Studio Drumer).

Saat Agus "Bento" Nugroho akan memainkan gitar bolong dengan Lagu Bengawan Solo, dia sempat mengatakan bahwa Iwan Fals pernah berkolaborasi dengan Gesang membawakan Lagu Bengawan Solo, "Tahun 1995, Mas Iwan Fals pernah bernyanyi bareng Gesang membawa lagu Bengawan Solo, saat ulang tahun RCTI (stasiun TV-red)," kata Agus.

Dalam kesempatan tersebut Gesang juga menyampaikan kesedihannya kepada penonton dan para musisi, tentang kondisi Sungai Bengawan Solo, yang tidak seindah dulu lagu. Seperti ketika dia menyanyikan Lagu Bengawan Solo. Kondisi Sungai Bengawan Solo saat ini sudah tercemar limbah, "Tentu saja lebih indah dulu, karena dulu belum rusak. Sekarang sudah banyak limbah-limbah dari pabrik-pabrik yang membikin kotor dan mati pada ikan-ikannya yang sebenarnya untuk mencari makan bagi saudara-saudara kita yang berada di pinggir Bengawan,” kata Gesang. [Oi Bento House NEWS / HiO]

Berikan Komentar

Saya member Iwan Fals Blog Saya bukan member